IDENTIFIKASI DAN PENETAPAN KALIUM IODAT DALAM GARAM DAPUR YANG BEREDAR DI PASAR KOTA BITUNG DENGAN METODE SPEKTROFOTOMETRI UV-VIS
6 Halaman
Penulis
ISSN
2721-4923 (ONLINE)
Penerbit
Universitas Sam Ratulangi
Diterbitkan pada
01/02/2023
Bahasa
Indonesia
DOI
-Kata Kunci
Abstrak
Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI) dapat dicegah dengan mengkonsumsi garam dapur yang mengandung iodium ke dalam tubuh. Garam harus memenuhi persyaratan Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan kadar kalium iodat (KIO3) 30-80 ppm. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi dan menetapkan kadar kalium iodat dalam garam dapur yang beredar di pasar Kota Bitung. Sampel yaitu semua garam bermerek (9 sampel) dan garam tidak bermerek (1 sampel). Identifikasi dilakukan dengan uji kation kalium dan uji anion iodat. Penetapan kadar kalium iodat dilakukan dengan metode Spektrofotometri UVVis. Hasil identifikasi menunjukan dalam 9 sampel (garam bermerek) mengandung kalium iodat, sedangkan 1 sampel garam tidak bermerek tidak mengandung kalium iodat. Hasil penetapan kadar dengan Spektrofotometri UV-Vis terdapat 5 sampel garam yang memenuhi persyaratan SNI dengan kadar KIO3 (77,6-31,6 ppm), 5 sampel garam yang lain tidak memenuhi persyaratan SNI dengan kadar KIO3 (28-2,1 ppm).
