Penatalaksanaan Impetigo : Infeksi Bakteri Kulit yang Paling Umum
20 Halaman
Penulis
ISSN
2655-4712 (ONLINE)
Penerbit
Universitas Malahayati Lampung
Diterbitkan pada
01/08/2025
Bahasa
Indonesia & English
Kata Kunci
Abstrak
Infeksi kulit akibat bakteri merupakan salah satu masalah kesehatan yang sering ditemui, terutama pada anak-anak usia pra-sekolah hingga usia sekolah. Salah satu bentuk infeksi kulit superfisial yang paling umum adalah impetigo, yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus dan Streptococcus pyogenes, dengan gejala khas berupa lesi pustularyang mudah pecah dan membentuk krusta berwarna madu. Penularan terjadi melalui kontak langsung maupun tidak langsung dengan benda yang terkontaminasi. Penatalaksanaan impetigo membutuhkan diagnosis yang akurat, pemilihan terapi antibiotik yang tepat baik topikal maupun sistemik, serta langkah-langkah pencegahan untuk menghindari penyebaran lebih lanjut. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis jurnal ilmiah yang membahas efektivitas dan keamanan terapi antibiotik, tantangan resistensi, serta strategi pencegahan yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa antibiotik topikal seperti mupirocin, asam fusidat, retapamulin, dan ozenoxacin efektif untuk kasus ringan hingga sedang, sementara antibiotik sistemikdigunakan pada kasus yang berat atau meluas. Strategi pencegahan berbasis kebersihan diri dan lingkungan juga memainkan peran penting dalam memutus rantai penularan. Dengan pendekatan yang komprehensif dan rasional, impetigo dapat ditangani secara efektif dan komplikasi dapat diminimalkan di berbagai tingkat layanan kesehatan.
