AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DAN KADAR FENOLIK TOTAL DARI EKSTRAK DAUN KACIP FATIMAH (Labisia pumila) MENGGUNAKAN VARIASI PELARUT EKSTRAKSI
12 Halaman
Penulis
ISSN
2548-3897
Penerbit
Universitas Borneo Lestari
Diterbitkan pada
02/10/2024
Bahasa
Indonesia
Kata Kunci
Abstrak
Kandungan metabolit sekunder dan karakterisasi ekstrak dapat dipengaruhi oleh pelarut yang digunakan pada proses ekstraksi. Kandungan senyawa fenolik dan aktivitas antioksidan dari daun Labisia pumila dapat dipengaruhi oleh pelarut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antioksidan dan kadar fenolik total pada tiga ekstrak yang menggunakan pelarut berbeda. Daun L. pumila diekstraksi dengan akuades menggunakan metode infusa dan diekstraksi dengan etanol 70% dan 96% menggunakan metode maserasi. Ekstrak yang dihasilkan ditentukan kadar fenolik totalnya menggunakan metode spektrofotometri UV-Visible dengan pereaksi Folin-Ciocalteu menggunakan standar asam galat. Aktivitas antioksidan (nilai IC50) ditentukan dengan metode DPPH menggunakan spektrofotometri UV-Visible. Hasil penelitian menunjukkan kadar fenolik total dari ekstrak akuades 6,437 ± 0,177 b/b GAE, ekstrak etanol 70% 8,377 ± 0,079 b/b GAE, dan ekstrak etanol 96% 17,387 ± 0,621% b/b GAE. Aktivitas antioksidan diketahui nilai IC50 dari ekstrak akuades 59,716 ppm (kategori kuat), ekstrak etanol 70% 50,543 ppm (kategori kuat), dan ekstrak etanol 96% 43,520 ppm (kategori sangat kuat). Kesimpulan dari penelitian ini diketahui bahwa dari ketiga ekstrak, aktivitas antioksidan yang paling kuat dan fenolik total paling tinggi terdapat pada ekstrak etanol 96%.
