Enteritis dan Infeksi Sekunder Coccidiosis pada Ayam Broiler di Kota Tegal, Jawa Tengah

9 Halaman

Penulis

, , , , ,

ISSN

2477-2712

Penerbit

Universitas Udayana

Diterbitkan pada

27/06/2023

Bahasa

Indonesia

Kata Kunci

, , , ,

Abstrak

Klorinasi berlebih pada air minum ayam dapat memicu infeksi mikroba patogen, salah satunya protozoa Eimeria yang menyebabkan coccidiosis. Penyakit ini dapat menyebabkan kerugian pada peternak karena menyebabkan penurunan berat dan kematian pada ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mendiagnosis dan memberikan terapi pada ayam yang terkena coccidiosis. Pada penelitian ini diketahui ayam broiler di peternakan di kota Tegal mengalami penurunan nafsu makan, lesu, lemas, pucat, dan diare berdarah. Pada pemeriksaan kandang ditemukan klorin pada air minum yaitu 600 ppm dan ketinggian sekam kurang dari 5 cm. Pada pemeriksaan post mortem ditemukan adanya pembesaran jantung dan ginjal, perdarahan caecal tonsil dan sekum, serta pembengkakan pada usus halus dan enteritis. Dari lesi patologi anatomi dan pemeriksaan ookista per gram feses, diagnosis menunjukkan bahwa ayam terkena enteritis disertai infeksi sekunder coccidiosis akibat Eimeria tenella dengan kategori infeksi berat. Oleh sebab itu, pengendalian dapat dilakukan dengan memberikan pengobatan capzuril atau agricox, vitamin K, vitamin A, dan probiotik, serta dilakukan kontrol klorinasi air minum dan penambahan sekam.

Kata Mereka

Testimoni Pengguna M3

Lebih Banyak