IMPLEMENTASI DIORAMA 3D INTERAKTIF BERBASIS PILAR (Dio- 3D IBP) DALAM MENINGKATKAN SELF MANAGEMENT DAN BLOOD PRESSURE CONTROL PADA PENDERITA HIPERTENSI
15 Halaman
Penulis
ISSN
2987-3703
Penerbit
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Adi Husada
Diterbitkan pada
30/04/2024
Bahasa
Indonesia
Kata Kunci
Abstrak
Pendahuluan & Tujuan: Hipertensi adalah penyakit kronis dan dianggap sebagai masalah kesehatan global yang dapat menimbulkan komplikasi, seperti penyakit kardiovaskular, penyakit ginjal kronis, demensia, dan kematian akibat penyakit kardiovaskular. Pasien memerlukan sistem pendukung dalam penatalaksanaan penyakitnya. Salah satu cara untuk mengontrol tekanan darah dan mencegah komplikasi hipertensi adalah dengan meningkatkan self-management. Keterlibatan masyarakat diintegrasikan ke dalam program untuk memiliki sistem dukungan sosial dalam melakukan pengelolaan diri. Tujuan pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan self-management dan blood pressure control pada penderita hipertensi. Metode Pelaksanaan: Implementasi Diorama 3D Interaktif Berbasis Pilar (Dio-3DIBP) dilakukan pada 20 responden hipertensi yang sebelumnya telah melakukan pemeriksaan di Puskesmas wilayah Surabaya. Pengabdian masyarakat berlangsung selama empat minggu di Wilayah RW 07 Kelurahan Kapasan, Kecamatan Simokerto, Surabaya. Tahapan kegiatan yaitu survei awal, implementasi, edukasi, pendampingan, dan evaluasi. Self-management diukur menggunakan Hypertension Self Management Behaviour Questionnaire dan blood pressure control diukur menggunakan sphygmomanometer. Hasil pengabdian masyarakat dinilai dengan menganalisis data menggunakan uji statistik Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil Kegiatan: Pengabdian masyarakat ini dapat merubah perilaku masyarakat pada self-management dan blood pressure control. Hasil Uji Wilcoxon yaitu self-management p=0,001 dan blood pressure control dengan nilai sistole dan diastole p=0,00. Diskusi: Implementasi Diorama 3D Interaktif Berbasis Pilar (Dio-3D IBP) dapat meningkatkan self-management dan blood pressure control pada penderita hipertensi. Petugas kesehatan harus berpartisipasi dalam program pendidikan kesehatan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan meningkatkan kepatuhan terhadap rejimen pengobatan hipertensi.
