MEKANISME EPIGENETIK PADA OSTEOPOROSIS PASCA MENOPAUSE
8 Halaman
Penulis
ISSN
2722-8169
Penerbit
Perhimpunan Dokter Kedokteran Komunitas dan Kesehatan Masyarakat Indonesia
Diterbitkan pada
31/08/2024
Bahasa
Indonesia
DOI
-Kata Kunci
Abstrak
Osteoporosis pasca menopause adalah gangguan kronis yang ditandai oleh degradasi massa tulang serta modifikasi mikrostruktur tulang, yang mengakibatkan penurunan kekuatan tulang dan peningkatan risiko fraktur yang terjadi pada perempuan pasca menopause. Kondisi hipoestrogen menyebabkan peningkatan aktivitas osteoklast dan penurunan aktivitas osteoblast, sehingga terjadi penurunan massa tulang yang cepat akibat ketidakseimbangan pembentukan dan resopsi tulang. Epigenetik adalah studi tentang perubahan dalam ekspresi gen yang tidak melibatkan perubahan pada urutan DNA. Mekanisme epigenetik, seperti metilasi DNA, modifikasi histon, dan regulasi oleh RNA non-coding (ncRNA), memainkan peran penting dalam pengaturan ekspresi gen yang terlibat dalam proses biologis termasuk pembentukan dan perombakan tulang. Penurunan kadar estrogen pada menopause mengganggu berbagai mekanisme epigenetik yang berperan dalam mengatur homeostasis tulang: Metilasi DNA: Menyebabkan hipermetilasi gen penting seperti RUNX2 dan SOST, yang menurunkan ekspresi gen-gen ini dan mengurangi pembentukan tulang. Modifikasi Histon: Mengurangi asetilasi histon melalui peningkatan aktivitas histone deacetylase (HDAC), menyebabkan penurunan ekspresi gen yang penting untuk osteogenesis. RNA Non-coding: Mengubah ekspresi miRNA dan lncRNA yang mengatur diferensiasi dan aktivitas osteoblast dan osteoklast, berkontribusi pada ketidakseimbangan antara pembentukan dan resorpsi tulang.
