ANALISIS TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU TERHADAP KEJADIAN STUNTING
14 Halaman
Penulis
ISSN
2686-6366
Penerbit
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Widya Dharma Husada Tangerang
Diterbitkan pada
31/01/2024
Bahasa
Indonesia
DOI
-Kata Kunci
Abstrak
Latar Belakang: Stunting adalah salah satu keadaan malnutrisi yang berhubungan dengan ketidakcukupan zat gizi masa lalu sehingga termasuk dalam masalah gizi yang bersifat kronis. Secara global, data Stunting pada tahun 2020 menunjukkan bahwa terdapat 149,2 juta anak di bawah 5 tahun yang mengalami Stunting atau sekitar 22%. Di Indonesia, pada tahun 2021, prevalensi Stunting adalah 24,4%, dan pada tahun 2022 prevalensi Stunting adalah 21,6%. Data Stunting di Provinsi Banten pada tahun 2021 adalah 24,5% dan tahun 2022 adalah 20%, sedangkan di Tangerang Selatan prevalensi Stunting adalah 9,0%. Walaupun di Indonesia angka kejadian Stunting mengalami penurunan, namun Stunting masih menjadi masalah serius dan fokus dalam upaya penurunan angka kejadian Stunting di Indonesia. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui pengetahuan dan sikap ibu terhadap kejadian Stunting pada balita di Puskesmas Pamulang. Metode Penelitian: Metode penelitian deskriptif kuantitatif, dengan pendekatan cross sectional. Jumlah responden penelitian adalah 60 orang ibu yang memiliki balita di Puskesmas Pamulang, menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Chi-square. Hasil Penelitian: Jenis kelamin lebih dari setengahnya berjenis kelamin laki-laki, yaitu 33 responden (55,0%). Lebih dari setengahnya berusia balita 12-35 bulan, yaitu 36 responden (60,0%). Hampir setengahnya memiliki tingkat pengetahuan ibu tentang Stunting yang baik, yaitu 23 responden (38,3%). Hampir setengahnya ibu memiliki sikap yang kurang, yaitu 24 responden (40,0%). Lebih dari setengahnya kejadian pada balita adalah tidak mengalami Stunting, yaitu 35 responden (58,3%). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan ibu terhadap kejadian Stunting pada balita dengan p-value 0,007, dan terdapat hubungan antara sikap ibu terhadap kejadian Stunting dengan p-value 0,004. Saran: Bagi orang tua, diharapkan dapat memantau balitanya setiap bulan ke pelayanan kesehatan untuk mengetahui pertumbuhan dan perkembangan balitanya.
