EDUKASI PENCEGAHAN WASTING DI WILAYAH POLINDES KEMUNING I DESA LOA LEPU TENGGARONG SEBERANG KUTAI KARTANEGARA
7 Halaman
Penulis
ISSN
2598-7593
Penerbit
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Aisyiyah Surakarta
Diterbitkan pada
30/05/2024
Bahasa
Indonesia
Kata Kunci
Abstrak
Masalah gizi dan kesehatan khususnya pada balita dapat dicegah melalui kegiatan edukasi yang diberikan melalui kegiatan posyandu. Edukasi gizi sangat penting bagi ibu-ibu yang memiliki balita agar dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan dan memilih bahan makanan serta menyajikan menu gizi sehat yang seimbang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan kepada ibu-ibu balita kurus khususnya dan kader Posyandu/Polindes Kemuning II RT 02 di Desa Loa Lepu Kecamatan Tenggarong. Wasting merupakan masalah kesehatan yang penting karena berdampak besar karena menyangkut kualitas sumber daya manusia di masa mendatang. Wasting sendiri merupakan gabungan dari istilah wasting dan wasting yang didasarkan pada indeks berat badan panjang badan (BB/BB) atau tinggi badan (BB/TB) dengan ambang batas (Z-score) < -2 SD. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan orang tua balita mengenai pencegahan wasting yang terjadi pada balita sehingga dapat meningkatkan kesehatan dan status gizi anak. Rata-rata skor pengetahuan dari 15 ibu yang mengikuti edukasi sebesar 27%, sedangkan setelah diberikan edukasi skor pengetahuan rata-rata meningkat menjadi 73%. Hal ini berarti kegiatan edukasi ini berdampak positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu sebesar 46%. Selain meningkatkan pengetahuan, ibu balita juga secara langsung menerapkan pola asuh pada balita. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Desa Loa Lepu dan berjalan dengan baik dan lancar. Ibu dapat menerima dan mampu memahami pentingnya peningkatan status kesehatan dan gizi anak dalam mencegah wasting.
