Vitamin D pada Asma Bronkial
12 Halaman
Penulis
ISSN
2746-5357 (ONLINE)
Penerbit
Universitas Ciputra
Diterbitkan pada
29/05/2024
Bahasa
Indonesia
Kata Kunci
Abstrak
Asma bronkial merupakan penyakit paru yang ditandai oleh obstruksi saluran nafas yang bersifat reversibel baik secara spontan maupun dengan pengobatan, ditandai dengan adanya inflamasi pada saluran nafas dan hiperreaktivitas saluran nafas terhadap berbagai stimuli. Hingga saat ini, pengobatan terhadap asma yang paling efektif yaitu dengan kortikosteroid dan β agonis, sedangkan pemberian obat profilaksis seringkali kurang efektif dan tidak jarang menimbulkan efek samping yang sangat mengganggu. Studi pustaka ini bertujuan meninjau peranan vitamin D dalam patofisiologi dan tatalaksana asma bronkial. Vitamin D merupakan kelompok dari secosteroid yang larut dalam lemak. Vitamin D berfungsi dalam modulasi fungsi neuromuskular, menurunkan inflamasi serta mempengaruhi kerja dari berbagai gen yang mengatur proliferasi, diferensiasi dan apoptosis sel. Penelitian menunjukkan bahwa rendahnya kadar vitamin D berkaitan dengan peningkatan marker alergi dan derajat asma. Vitamin D diyakini berperan pada asma melalui penghambatan proliferasi otot polos saluran pernafasan melalui hiperfosforilasi dari protein retinoblastoma dan aktivasi checkpoint kinase 1 (Chk1). Vitamin D akhir-akhir ini dipertimbangkan sebagai salah satu pengobatan terhadap asma.
