Teknik Diagnostik Konvensional dan Lanjutan Untuk Pemeriksaan Mikrobiologi pada Infeksi Nosokomial di Indonesia
10 Halaman
Penulis
ISSN
2579-8812 (ONLINE)
Penerbit
ITSKES Insan Cendekia Medika Jombang
Diterbitkan pada
09/09/2021
Bahasa
Indonesia
DOI
-Kata Kunci
Abstrak
Pendahuluan: Infeksi nosokomial merupakan infeksi mikroorganisme seperti bakteri, virus, dan jamur yang didapat selama proses menerima perawatan kesehatan. Teknik diagnostik untuk pemeriksaan infeksi nosokomial berperan penting dalam menentukan akurasi infeksi agen mikroorganisme penyebab infeksi, sehingga pengobatan yang diberikan dapat tepat dan meminimalisir resistensi obat. Tujuan: tinjauan literatur ini disusun untuk memberikan gambaran teknik diagnostik infeksi nosokomial menggunakan metode konvensional dan lanjutan berupa uji serologis dan PCR. Metode: Penyusunan tinjauan ini didasarkan pada kajian literature perkembangan teknik diagnostik di laboratorium medis. Hasil: Teknik diagnostik konvensional umumnya dilakukan dengan cara kultur pada media buatan, pengamatan makroskopik dan uji biokimia. Uji lanjutan yang dapat diaplikasikan adalah uji serologi, uji antigen, dan molekuler seperti teknik PCR. Kesimpulan: Teknik diagnostik konvensional untuk pemeriksaan mikrobiologi pada infeksi nosokokomial memerlukan uji lanjutan untuk membantu penegakan diagnosis secara cepat dan akurat.
