Ekstraksi fenol dari daun sirsak (annona murcata l): sokletasi dan destilasi

7 Halaman

Penulis

, ,

ISSN

3048-3921 (ONLINE)

Penerbit

Institut Sains Lanjutan, Sosial, dan Masa Depan Berkelanjutan

Diterbitkan pada

29/02/2024

Bahasa

Indonesia

Kata Kunci

, , , ,

Abstrak

Latar Belakang: Sirsak, dengan nama latin Annona muricata L, telah menjadi salah satu bahan obat herbal yang sedang dikembangkan secara luas. Salah satu tantangan yang dihadapi dalam memanfaatkan ekstrak dari daun sirsak saat ini adalah inefisiensi pelarut yang digunakan. Metode: Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kadar fenol yang terdapat dalam daun sirsak. Variabel bebas yang digunakan adalah proses pengeringan daun sirsak sebelum proses ekstraksi soxhlet. Tujuan dari proses ini adalah untuk meningkatkan kadar fenol dalam ekstrak daun sirsak pekat setelah proses ekstraksi soxhlet. Dengan demikian, penelitian ini melibatkan dua proses, yaitu proses ekstraksi soxhlet dan distilasi. Temuan: Kadar fenol yang diperoleh dari uji FT-IR sekitar 80-85% dengan intensitas pada 3347,82 cm-1. Selanjutnya, proses distilasi dilakukan untuk mendapatkan distilat yang akan diuji menggunakan instrumen GC-MS. Hasil uji GC-MS menunjukkan nilai sekitar 1,723 dengan luas area 78,04. Kesimpulan: Semakin lama perendaman daun sirsak dan semakin tinggi konsentrasi pelarut yang digunakan, semakin baik hasilnya. Identifikasi pengaruh penggunaan pelarut yang berbeda dengan gugus fungsi yang sama menjadi penting dalam penelitian selanjutnya.

Kata Mereka

Testimoni Pengguna M3

Lebih Banyak