PENERAPAN PRINSIP 12 BENAR DALAM PEMBERIAN OBAT: STUDI FENOMENOLOGI PENGALAMAN PRAKTEK KLINIS MAHASISWA KEPERAWATAN DI UNIVERSITAS A
13 Halaman
Penulis
ISSN
2597 - 7172 (ONLINE)
Penerbit
Universitas Imelda Medan, Indonesia
Diterbitkan pada
06/04/2024
Bahasa
Indonesia
Kata Kunci
Abstrak
Latar Belakang: Setiap mahasiswa keperawatan tentunya akan menjalani praktek klinikal dalam proses pendidikannya. Salah satu tuntutan dalam praktek klinikal yaitu penerapan prinsip 12 benar dalam pemberian obat dapat mencegah terjadinya kesalahan dalam pemberian obat dan menjaga profesionalitas perawat. Namun, masih banyak mahasiswa yang belum menerapkan prinsip 12 benar pemberian obat sehingga risiko terjadinya kesalahan dalam pemberian obat lebih besar. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan bagaimana pengalaman praktek klinikal mahasiswa-mahasiswi keperawatan Universitas Advent Indonesia dalam penerapan prinsip 12 benar pemberian obat. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan studi fenomenologi tentang pengalaman mahasiswa dalam menerapkan prinsip 12 benar pemberian obat pada saat melakukan praktek klinikal. Data penelitian dikumpulkan melalui diskusi terarah yang terdiri dari 2 kelompok beranggotakan masing-masing 8 mahasiswa perawat UNAI yang dipilih menggunakan convenience sampling, dimana mahasiswa yang terlibat merupakan mahasiswa perawat yang telah mengikuti praktek klinikal minimal 2 kali. Data hasil penelitian yang disimpan dalam bentuk rekaman kemudian akan ditranskrip dan dikelompokkan ke dalam tema-tema yang sesuai. Hasil: Dari penelitian ini didapatkan hasil penelitian berupa pengalaman mahasiswa melakukan kesalahan, tantangan yang dihadapi mahasiswa, manfaat penerapan prinsip 12 benar, dan cara mahasiswa mengatasi tantangan yang dialami. Kesimpulan: Penerapan prinsip 12 benar dalam praktik klinikal mahasiswa keperawatan UNAI membantu mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan dan pengetahuan serta meningkatkan kepercayaan diri mahasiswa keperawatan UNAI. Saran: Untuk peneliti selanjutnya diharapkan dapat meneliti lebih dalam mengenai pengalaman praktek klinikal mahasiswa, khususnya dalam menerapkan prinsip 12 benar pemberian obat dengan lingkup yang lebih spesifik.
