Studi Literatur : Diet Kalori Surplus untuk Remaja Underweight
9 Halaman
Penulis
ISSN
2580-3751 (ONLINE)
Penerbit
Universitas Ngudi Waluyo, Fakultas Kesehatan, Indonesia
Diterbitkan pada
18/07/2022
Bahasa
Indonesia
Kata Kunci
Abstrak
Perubahan perilaku pada remaja dapat mengakibatkan perubahan diet. Diet yang tidak tepat seperti diet yang mengkonsumsi energi (kalori) dalam jumlah sedikit dibandingkan dengan angka kebutuhan gizi sehari – hari remaja yang dapat menyebabkan terjadinya defisit kalori. Defisit kalori dalam periode waktu yang lama dapat mengakibatkan masalah status gizi, yaitu berat badan kurang (Underweight). Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan diet kalori surplus serta upaya yang tepat ditujukan kepada remaja dengan masalah gizi underweight di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan studi literatur, pengambilan data dari berbagai referensi secara daring. Dari analisis hasil dan pembahasan didapati bahwa diet kalori surplus dapat diberikan dengan konsumsi makanan sesuai kebutuhan individu serta penambahan kalori antara 200 – 300 kkal / hari. Pertambahan berat badan dapat terjadi dari pertumbuhan massa otot dan pertambahan massa lemak dari diet kalori surplus. Untuk pertumbuhan massa otot maka diet kalori surplus harus diimbangi dengan olahraga resistance training serta asupan protein sebesar 2 gram protein / kg berat badan / hari. Estimasi pertumbuhan massa otot sebesar 1 kg dalam 8 minggu. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu diet kalori surplus diberikan dengan ketentuan asupan gizi sesuai kebutuhan yang diberi penambahan kalori yang tepat untuk pertambahan berat badan dari pertumbuhan massa otot dengan diimbangi dengan resistance training untuk mengatasi masalah underweight pada remaja.
