Persepsi ahli gizi di Indonesia terhadap penerapan nutritional care process (NCP) di rumah sakit

8 Halaman

Penulis

,

ISSN

2502-4140 (ONLINE)

Penerbit

Universitas Gadjah Mada, Indonesia

Diterbitkan pada

06/07/2022

Bahasa

Indonesia

Kata Kunci

, , ,

Abstrak

Latar Belakang:Nutrition care process (NCP) dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan mengoptimalkan outcome pasien. Namun, sejak NCP diadaptasi dan digunakan di Indonesia dengan istilah proses asuhan gizi terstandar (PAGT), belum ada penelusuran untuk melihat apakah implementasi NCP tersebut telah berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan. Faktanya, tidak semua rumah sakit di Indonesia memiliki fasilitas yang memadai untuk mendukung profesi gizi dalam melakukan intervensi terstandar.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi ahli gizi di rumah sakit dalam penerapan NCP di berbagai rumah sakit Indonesia. Metode: Penelitian observasional dengan desain cross-sectional. Subjek adalah seluruh ahli gizi yang bekerja di rumah sakit. Data diperoleh melalui survey menggunakan kuesioner yang diisi oleh masing-masing ahli gizi. Kuesioner terdiri atas data umum, pelaksanaan skrining gizi, dan 20 pertanyaan mengenai persepsi dan pengetahuan ahli gizi tentang NCP. Subjek akan menjawab sesuai penilaiannya terhadap diri sendiri dalam melaksanakan NCP untuk setiap pertanyaan, mulai dari skor 1 untuk jawaban ‘sangat tidak setuju’ hingga skor 5 untuk jawaban ‘sangat setuju’. Skor kemudian dijumlah untuk dikategorikan sebagai persepsi baik dan kurang baik. Data dianalisis menggunakan analisis univariat dan bivariat menggunakanuji kai kuadrat (p<0,05; CI 95%). Hasil: Sebagian besar ahli gizi memiliki persepsi baik terhadap penerapan NCP di rumah sakit (62,5%). Tingkat pendidikan dan melatih skrining gizi kepada tenaga kesehatan lain berhubungan signifikan secara statistik dengan persepsi ahli gizi (p=0,040 dan p=0,027). Simpulan: Penerapan NCP di Indonesia dapat dikatakan sudah cukup baik dan seragam di berbagai rumah sakit (sesuai standar). Namun, perlu pengembangan terhadap beberapa aspek krusial seperti persepsi yang lebih baik dan terstandar dalam melakukan implementasi NCP oleh seluruh ahli gizi di Indonesia untuk makin meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pasien.

Kata Mereka

Testimoni Pengguna M3

Lebih Banyak