Hubungan Anemia pada Ibu Hamil dengan Skor APGAR Bayi Baru Lahir di RSUD Banten Tahun 2022
6 Halaman
Penulis
ISSN
2338-6037
Penerbit
Faculty of Medicine Universitas Indonesia, Jakarta, Indonesia.
Diterbitkan pada
15/05/2024
Bahasa
Indonesia & English
Kata Kunci
Abstrak
Anemia memengaruhi sepertiga populasi dunia dan berkontribusi terhadap peningkatan morbiditas dan mortalitas ibu dan bayi yang dilahirkan. Pedoman program resusitasi neonatal menyatakan bahwa skor Apgar dapat memberikan informasi mengenai status keseluruhan bayi baru lahir dan terdapat beberapa faktor maternal yang dapat memengaruhi hasil skor Apgar pada bayi baru lahir, salah satunya adalah kondisi anemia pada ibu. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui hubungan antara anemia pada ibu hamil dan skor Apgar di RSUD Banten, menggunakan metode observasional analitik dengan desain potong lintang. Penelitian berlangsung pada bulan Januari sampai Mei 2023 dengan data penelitian diambil secara consecutive sampling dari rekam medis ibu hamil yang bersalin di RSUD Banten tahun 2022 dengan total 216 sample. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi anemia pada ibu hamil di RSUD Banten adalah 43% dan tidak terdapat hubungan bermakna antara kondisi anemia ibu saat hamil dan skor Apgar rendah bayi baru lahir (p value 0,405). Kesimpulan penelitian ini yaitu tidak terdapat hubungan bermakna antara kondisi anemia ibu pada akhir kehamilan dan skor Apgar rendah bayi baru lahir di RSUD Banten.