Minyak Zaitun dan Kunyit untuk Mengurangi Gatal pada Pasien Hemodialisis: Studi Kasus
8 Halaman
Penulis
ISSN
2614-4948 (ONLINE)
Penerbit
Universitas Gadjah Mada, Indonesia
Diterbitkan pada
23/07/2024
Bahasa
Indonesia
Kata Kunci
Abstrak
Latar belakang: Chronic kidney disease (CKD) merupakan gangguan fungsi renal yang progresif dan irreversible sehingga tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan elektrolit. Lebih dari setengah pasien CKD tahap akhir menunjukkan masalah pruritus (gatal). Pruritus dapat mengakibatkan kemerahan, lesi, gangguan tidur, kelelahan, depresi, penurunan kualitas hidup, bahkan kematian. Oleh karena itu, perlu penanganan untuk mengurangi keluhan pruritus. Tujuan: Mengetahui manfaat minyak zaitun dan kunyit terhadap pruritus pada pasien dengan CKD. Laporan kasus: Seorang pasien usia 63 tahun, menjalani hemodialisis sejak 2021 dan mengeluhkan pruritus (gatal) sejak 1 bulan menjalani hemodialisis. Selama tiga bulan pasien mengoleskan campuran minyak zaitun dan bubuk kunyit pada bagian tubuh yang terasa gatal, dengan frekuensi 1-2 hari sekali pada malam hari. Hasil: Intensitas gatal berkurang dari skala 7 ke 4, lebih nyaman dan dapat meningkatkan kualitas tidur. Minyak zaitun dan bubuk kunyit memiliki efek antiinflamasi dan antioksidan yang berperan dalam mengurangi keluhan gatal. Simpulan: Campuran kedua bahan ini dapat dijadikan sebagai salah satu terapi untuk mengurangi keluhan pruritus pada pasien CKD yang menjalani hemodialisis.
