Studi Evaluatif: Tingkat Kepatuhan Pasien Pasca Stroke Rawat Jalan RSUD Taman Husada Kota Bontang

6 Halaman

Penulis

, ,

ISSN

2685-3167 (ONLINE)

Penerbit

Universitas Kristen Indonesia Tomohon

Diterbitkan pada

25/04/2024

Bahasa

Indonesia

Kata Kunci

, ,

Abstrak

Kepatuhan pasien dalam mentaati rekomendasi pengobatan stroke menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi kejadian keterulangan stroke. Kepatuhan terhadap obat adalah kunci untuk pencegahan sekunder pada pasien dengan stroke. Kepatuhan pengobatan yang buruk dapat menyebabkan keterulangan, kecacatan, atau kematian pada penderita stroke. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi tingkat kepatuhan obat pasien pasca stroke dengan kejadian stroke berulang. Penelitian cross-sectional ini melibatkan 60 pasien berusia antara 30 dan 85 tahun, yang semuanya sedang menjalani perawatan stroke rawat jalan di sebuah rumah sakit di Indonesia. Kejadian stroke berulang didefinisikan sebagai mengalami stroke sekunder dalam waktu 30 hari setelah kejadian stroke awal. Dari total partisipan, 12 individu telah mengalami stroke berulang setelah episode awal mereka, sementara 48 pasien tidak mengalami stroke berulang hingga saat pengumpulan data. Data kepatuhan obat dievaluasi dengan menggunakan kuesioner MMAS-8 (Morisky Medication Adherence Scale). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok pasien pasca stroke, tingkat kepatuhan pasien tinggi mencapai 41,7%, dan pada kelompok stroke berulang, tingkat kepatuhan pasien sedang juga mencapai 41,7%.

Kata Mereka

Testimoni Pengguna M3

Lebih Banyak