Kejang Demam Kompleks Pada Balita: Studi Kasus Anak Usia 1 Tahun 11 Bulan
7 Halaman
Penulis
ISSN
2722-9289 (ONLINE)
Penerbit
Poltekkes Kemenkes Semarang
Diterbitkan pada
25/09/2025
Bahasa
Indonesia
Kata Kunci
Abstrak
Kejang demam merupakan kejadian kejang yang terjadi pada kenaikan suhu badan (suhu di atas 38°C dengan metode pengukuran apapun) yang disebabkan proses ekstrakranial, tanpa adanya infeksi susunan saraf pusat (SSP) atau gangguan elektrolit akut/ metabolik serta tidak ada riwayat kejang tanpa demam sebelumnya. Kejang demam diklasifikasikan menjadi kejang demam sederhana (KDS) dan kejang demam kompleks (KDK). Pasien seorang anak laki-laki berumur 1 tahun 11 bulan datang diantar oleh orang tuanya ke IGD RSUD DR. Harjono S Ponorogo dengan keluhan kejang. Kejang sejak 2 jam SMRS sudah 3x dengan durasi setiap kejang kurang lebih 5 menit didahului demam tinggi dan muntah. Pada pemeriksaan fisik, tanda-tanda vital didapatkan keadaan umum tampak lemah, compos mentis, nadi 115 x/menit, RR 22 x/menit, suhu 39°C, SpO2 99% dengan NS 2 lpm. Pasien didiagnosis kejang demam kompleks. Terapi pemberian diazepam mampu menjadi pertolongan pertama ketika anak kejang, pemberian antikonvulsan dan antipiretik dapat diberikan untuk mengobati demam
